Petani Sultra Tewas Tragis! Pelaku ODGJ, Ini Kronologi Berdarahnya
Petani di Sultra tewas dibacok pria ODGJ, peristiwa berdarah ini bikin warga gempar, ini kronologi lengkap tragedi tersebut.
Kejadian tragis terjadi di Sulawesi Tenggara saat seorang petani dibacok oleh pria ODGJ. Warga setempat heboh dan lokasi kejadian viral. Apa yang sebenarnya terjadi? Berikut kronologi lengkap tragedi yang menggemparkan desa tersebut hanya ada di Berita, Fakta, dan Analisis Kriminal.
Tragedi Di Wakatobi: Petani Dibacok Di Kebun
Seorang petani berinisial MN tewas setelah dibacok oleh pria yang diduga merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra). Peristiwa tragis ini terjadi pada Kamis (26/3/2026) pagi di kebun milik korban di Desa Wungka, Kecamatan Wangi‑Wangi Selatan.
Korban sempat diperlihatkan mengalami luka parah sebelum akhirnya dilarikan ke rumah sakit. Sasaran serangan adalah bagian tubuh yang menyebabkan cedera serius sehingga korban tidak dapat diselamatkan. Peristiwa ini langsung menarik perhatian warga sekitar karena tingkat kekerasannya.
Warga yang mengetahui kejadian itu kemudian mengabarkan ke pihak berwajib dan mengamankan lokasi. Evakuasi korban pun segera dilakukan, namun nyawa petani malang tersebut tidak tertolong. Insiden ini pun memicu respons cepat dari aparat kepolisian setempat.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
🔥 Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026!
Nonton semua pertandingan tanpa batas lewat
LIVE STREAMING GRATIS di
Aplikasi Shotsgoal.
📲 DOWNLOAD SEKARANG
Pelaku Diduga ODGJ Dan Nyaris Diamuk Massa
Pelaku yang berinisial LM diduga mengalami gangguan jiwa, berdasarkan keterangan dari aparat kepolisian setempat. Ketika kejadian berlangsung, warga yang menyaksikan aksi pembacokan itu langsung bereaksi keras.
Beberapa warga hampir saja melakukan penghakiman terhadap pelaku secara langsung sebelum polisi tiba di lokasi. Massa sempat mengejar dan mencoba menyerang pria tersebut karena emosi atas kekerasan yang terjadi.
Polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku untuk menghindari tindakan main hakim sendiri oleh warga. Ratusan parang dan senjata tajam yang hendak digunakan oleh massa juga disita oleh aparat demi menjaga keamanan lingkungan.
Baca Juga: Tragedi Mengerikan! Pemotor Tewas Usai Terjatuh Dan Tertabrak Truk Di Jalan Wonosari
Proses Penanganan Oleh Polisi
Usai diamankan, pelaku langsung dibawa ke Polres Wakatobi Kota guna pemeriksaan lebih lanjut. Hingga pemberitaan ini dirangkum, pihak kepolisian belum dapat memperoleh keterangan langsung dari pelaku terkait motif kekerasan tersebut.
Penyidik pun masih menunggu perkembangan kondisi psikologis dan mental pelaku sebelum bisa mengambil langkah hukum lebih jauh. Pemeriksaan ini penting untuk menentukan apakah pelaku benar mengalami gangguan jiwa sesuai dugaan awal.
Sementara itu, polisi terus mengamankan barang bukti seperti parang dan tombak yang disita dari warga serta pelaku. Penanganan kasus ini diharapkan bisa berjalan sesuai prosedur hukum yang berlaku sambil memastikan situasi tetap kondusif.
Korban Dibawa Ke Rumah Sakit Dan Meninggal Dunia
Setelah pembacokan, korban segera dibawa ke Rumah Sakit Palagimata Baubau untuk mendapatkan perawatan medis intensif. Namun kondisinya terus menurun sejak tiba di fasilitas kesehatan tersebut.
Tim medis berusaha sekuat tenaga menangani luka parah yang dialami petani MN, namun nyawanya akhirnya tidak tertolong dan korban meninggal pada Jumat (27/3/2026) sebelum salat Jumat.
Jenazah korban kemudian langsung dibawa pulang dan diserahkan kepada pihak keluarga di Wakatobi untuk proses pemakaman. Pelayat pun ikut berkumpul untuk memberikan penghormatan terakhir kepada korban tragis tersebut.
Respons Warga Dan Imbauan Polisi
Kejadian ini membuat warga sekitar Desa Wungka dan sekitarnya merasa terpukul dan cemas. Banyak yang mempertanyakan soal pengamanan lingkungan dan bagaimana kejadian sedarah ini bisa terjadi di areal pertanian yang biasanya tenang.
Sementara itu, pihak kepolisian mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan anarkis terhadap ODGJ atau pihak lain yang terlibat. Polisi menegaskan bahwa proses hukum akan berjalan sesuai aturan tanpa mengabaikan keselamatan publik.
Polres Wakatobi juga menyarankan warga untuk lebih waspada dan segera melapor jika menemui perilaku mencurigakan di lingkungan mereka. Kerja sama antara masyarakat dan aparat diharapkan dapat mencegah insiden serupa terjadi kembali.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari detik.com
- Gambar Kedua dari detik.com